Previous
Next

Ilmu Pengetahuan

Inilah Alasan Anda Tidak Boleh Menyimpan Roti di Kulkas

 

Baru saja membeli sepotong roti lezat yang masih hangat dari toko roti favorit Anda. Setelah dinikmati, ternyata roti masih tersisa banyak, dan Anda ingin menjaganya tetap segar selama mungkin. Apa yang kamu lakukan selanjutnya?

Jika jawaban Anda adalah, "Saya memasukkannya kembali ke dalam tas dan langsung ke lemari es", Anda tidak sendirian. Jangan salah paham—kita semua bersalah karenanya. Banyak dari kita menyimpan apel, tomat, alpukat, kacang-kacangan, dan lainnya di lemari es untuk memperpanjang umur simpannya.

Eits simak dulu! Inilah mengapa Anda tidak boleh menyimpan roti di lemari es—dan apa yang harus Anda lakukan.

 

Cara Menyimpan Roti

Menurut Jonathan Davis, mantan SVP Inovasi di La Brea Bakery, menyimpan sepotong roti segar di lemari es adalah pelanggaran terbesar. “Saat menyimpan roti, hal nomor satu yang tidak boleh dilakukan adalah menaruhnya di lemari es,” ujarnya. Hal ini karena suhu dan lingkungan lemari es sebenarnya dapat mempercepat proses staling dan tidak membuatnya tetap segar.

Cara terbaik untuk menjaga roti Anda tetap segar adalah dengan menyimpannya pada suhu ruangan di bagian dapur yang tidak terlalu panas atau kering, kata Davis. Jika Anda akan meninggalkannya di meja, sebaiknya jauhkan dari tempat yang menarik sinar matahari, seperti di samping jendela.

 

Berapa Lama Roti Bertahan

“Roti juga harus dikonsumsi dalam dua hingga tiga hari pertama setelah pembelian,” tambah Davis. “Setelah tiga hari, tekstur dan kesegaran roti akan mulai menurun.”1

Jika Anda tidak berhasil menyelesaikan roti Anda dalam tiga hari pertama, bungkuslah dengan baik dan simpan di dalam freezer, bukan di lemari es. Kapan pun Anda siap untuk memolesnya, cukup masukkan ke dalam oven untuk memanaskannya kembali sebelum disajikan.

 

Cara Menggunakan Roti Basi

Jika roti Anda mulai menyusut karena masih segar dan empuk, jangan khawatir. “Ada tingkatan 'basi' yang berbeda-beda dalam hal roti, dan pada setiap tingkat, muncul peluang untuk membuat resep yang berbeda,” jelas Davis.

Misalnya, roti berumur dua hari sangat cocok untuk resep yang membutuhkan roti yang bagian luarnya lebih kencang dan keras, serta bagian dalamnya kurang empuk, seperti puding roti atau panzanella. Pada hari ketiga, roti akan sulit disentuh dan kulit luarnya akan renyah, sehingga cocok untuk crouton dan remah roti buatan sendiri yang dapat dimasukkan ke dalam salad, sup, dan hidangan panggang.

Biasanya roti di rumah kita tidak akan cepat busuk karena kita memakannya dengan cukup cepat. Tetapi jika ada sisa dari sepotong makanan enak, saya tahu cara menyimpannya untuk konsumsi karbohidrat di masa depan. Katakan saja tidak pada lemari es dan tinggalkan saja.

 

(adeg/Carapedia)
Tambahkan komentar baru
Komentar Sebelumnya (0)
Belum ada komentar untuk produk ini.