Previous
Next
  • Home
  • »
  • Kesehatan
  • » 6 Sayuran Musiman Bantu Perbaiki Kesehatan Mental, Kecantikan dan Moodbooster

Kesehatan

6 Sayuran Musiman Bantu Perbaiki Kesehatan Mental, Kecantikan dan Moodbooster

 

Siapa yang tidak suka musim semi? Sepanjang tahun ini penuh dengan warna dan pertumbuhan, dan Anda mungkin mendambakan rasa segar sayuran musiman seperti asparagus, lobak, atau rhubarb. Ternyata, pilihan dalam musim ini memiliki beberapa manfaat kecantikan, penurunan berat badan, dan bahkan kesehatan mental yang mengejutkan.

Jadi, saat cuaca menghangat, gunakan enam sayuran musim semi ini untuk merasakan yang terbaik menurut First for Women ini:

Pengasah Memori: Asparagus

Coba tambahkan enam hingga delapan batang asparagus ke makanan Anda berikutnya untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi Anda. Menikmati sayuran ini setiap hari dapat mengurangi risiko Alzheimer dan demensia, menurut sebuah artikel di The American Journal of Clinical Nutrition yang merinci hasil asupan makanan flavonoid jangka panjang. (Flavonoid ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran, dan asparagus sangat kaya di dalamnya.)

Pembantu Penurunan Berat Badan: Lobak

Menggigit lobak saat lapar menyerang, dan Anda dapat menurunkan berat badan lebih cepat - plus, Anda bahkan dapat mengurangi risiko kenaikan berat badan di masa depan. Lobak tinggi air dan serat serta rendah lemak dan kalori, menjadikannya camilan penurun berat badan yang ideal; Ilmuwan dalam jurnal Nutrients juga menemukan bahwa senyawa dalam lobak yang disebut glukosinolat dapat membantu mengatur kadar gula darah. Glukosinolat dipecah menjadi metabolit yang membantu melindungi sel Anda dari kerusakan akibat radikal bebas, ditambah mereka bahkan dapat menangkal infeksi bakteri, virus, dan jamur. Menemukan lobak terlalu pedas? Mengiris dan merendamnya dalam air es selama 1 jam akan melunakkan "gigitan" mereka.

Pahlawan Kebahagiaan: Selada Air

Selada air yang lembut dan berasa pedas dapat menghidupkan salad, sandwich, dan bungkus. Dan mingguan hijau musim semi ini juga dapat mengurangi risiko depresi Anda, saran sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Annals of General Psychiatry seputar potensi manfaat sayuran berdaun hijau pada peserta. Selada air membanggakan simpanan asam alfa-linolenat yang kaya, lemak omega-3 yang dapat memberikan efek antidepresan dan bahkan mengurangi risiko tekanan darah tinggi.

Pejuang Kanker: Kale

Tidak ada cara nyata untuk mencegah kanker – tetapi Anda pasti bisa mencoba mencegahnya dengan makanan sehat seperti kangkung. Sebuah artikel yang diterbitkan dalam Food and Nutrition Journal mencatat daun hijau ini penuh dengan isothiocyanates; dan isothiocyanates yang terjadi secara alami dan metabolitnya telah ditemukan untuk menghambat perkembangan kanker paru-paru, hati, kerongkongan, lambung, usus kecil, usus besar, dan payudara yang diinduksi secara kimia dalam berbagai model hewan.

Penyembuh Kulit: Selada

Manjakan diri Anda dengan salad musim semi setiap hari, dan kulit Anda akan terlihat dan terasa lebih halus, lembut, dan sehat. Demikian kata ilmuwan Jerman, yang mencatat dalam ulasan Dermatoendocrinol bahwa vitamin, karotenoid, tokoferol, dan flavonoid yang ada dalam berbagai ekstrak tumbuhan telah banyak digunakan dalam industri perawatan kulit. Karotenoid dalam sayuran hijau dapat membantu merangsang regenerasi epidermis, membantu melembutkan dan menghaluskan kulit; plus, mereka bahkan dapat mengurangi pigmentasi kulit yang disebabkan oleh radiasi UV, jerawat, atau hormon. Dan menaburkan sedikit saus penuh lemak pada salad Anda dapat menggandakan penyerapan karotenoid Anda!

Penguat Tulang: Rhubarb

Pemandangan rhubarb segar bermunculan di pasar petani dan toko kelontong adalah tanda musim semi yang pasti. Tapi suguhan musiman ini juga bisa menjadi sumber vitamin K yang bagus, yang merupakan vitamin penting untuk kesehatan tulang dan pembekuan darah. Vitamin A dalam rhubarb juga dapat membantu melawan radikal bebas yang menyebabkan kerusakan kulit dan penuaan dini, plus antioksidannya yang tinggi. Para peneliti bahkan mengatakan asam galat (yang dapat ditemukan dalam rhubarb) dapat mencegah atau menunda timbulnya penyakit saraf. Untuk mengeluarkan rasa manis alami rhubarb, taburi dengan gula dan panggang pada suhu 375 derajat Fahrenheit selama 20 hingga 25 menit.

 

(adeg/Carapedia)
Tambahkan komentar baru
Komentar Sebelumnya (0)
Belum ada komentar untuk produk ini.