Previous
Next
  • Home
  • »
  • Laporan
  • » Mengirim Email di Hari Senin Jarang Dibalas, Mengapa?

Laporan

Mengirim Email di Hari Senin Jarang Dibalas, Mengapa?

 

Jangan pernah mengirim email di hari Senin dan jangan berharap sebuah jawaban jika Anda memiliki kesalahan spelling di bagian subyek email: Studi mengungapkan aturan perpesanan.

Senin tidak hanya sulit bagi kamu, mereka juga kesulitan di dalam email-emailmu. Sebuah studi menemukan bahwa kita cenderung membuat banyak kesalahan di hari pertama dalam sepekan – khususnya typo di bagian subyek.

Kesalahan Penulisan Subyek Email

Penelitian juga menemukan bahwa peluang mendapatkan tanggapan untuk sebuah email dengan kesalahan di bagian subyek jatuh hingga 14 persen.

Penelitian baru ini ditunjukkan oleh Boomerang. Untuk mendapatkan hasil ini, perusahaan yang berbasis di California ini memberikan 250,000 email melalui sebuah perpustakaan checking-grammar otomatis untuk menganalisis angka kesalahan dan sentiment atas waktu sepekan.

“Pertama, kami mencari jumlah kesalahan pada subyek email pada percakapan selama sepekan, dan cukup yakin, Senin adalah ketika bagian subyek yang cenderung paling parah, tulis Boomerang di dalam posting blognya, seperti dilansir oleh Daily Mail.

Anda tidak hanya akan merasa cemas setelah menyadari email tersebut dikirim dengan kesalahan, namun Boomerang juga menemukan bahwa ini kurang seperti mendapatkan tanggapan. Timnya menemukan subyek yang bebas kesalahan memiliki 34 persen peluang menerima balasan, namun membuat sedikit kesalahan membuat angkanya turun hingga 29 persen – penurunan 14 persen.

Panjang Pendeknya Subyek Email

Ini bukan pertama kalinya subyek email menentukan hidup matinya email-mu, karena telah diketaui bahwa subyek yang sangat pendek atau panjang dapat juga menurunkan angka tanggapan.

Boomerang menjelaskan kesalahan subyek juga berhubungan dengan tanggapan yang lebih sedikit ketika kita melihat emailnya hanya empat kata subyek. Jadi, panjang subyek dan kesalahan eror dapat berdampak angka tanggapan secara negative, ini membuat mereka bertindak secara independen satu sama lain.

Dan perusahaan menemukan bahwa semua kesalahan di dalam subyek email dianggap sama. Kalimat subyek yang dimulai dengan huruf kecil dianggap ‘kesalahan signifikan’.

Email-email dalam penelitian ini hanya memiliki peluang 28.4 persen untuk mendapatkan respon, dibandingkan 32,6 persen jawaban untuk email dengan kapitalisasi yang sesuai.

Hari Senin

Boomerang juga menemukan data yang mendukung sesuatu telah banyak membuktikan - Senin dapat menempatkan kita di dalam kondisi mood yang buruk.

Sambil melihat sejumlah subyek email, perusahaan mengungkapkan bahwa email yang dikirim di hari pertama dalam sepekan paling kurang positif.

‘Tidak hanya mengirim email di hari Senin yang memiliki sentiment subyek terendah secara rata-rata, ini adalah penurunan curam dari Minggu, yang memiliki subyek e-mail paling positif,’ jelas Boomerang.

Sayangnya Senin akan paling tampak semakin memberi kita waktu menyedihkan, namun Boomerang menyarankan untuk menulis email Senin menurut waktu dan jadwal mereka mengirim selanjutnya, sehingga Anda memiliki waktu untuk mengecek kembali sebelum dikirim.

Baju terbaru di butik.store.id
(adeg/Carapedia)
Tambahkan komentar baru
Komentar Sebelumnya (0)
Belum ada komentar untuk produk ini.