Previous
Next
  • Home
  • »
  • Keluarga
  • » Eratkan Hubungan Anak dan Orangtua Melalui: Sensitif, Responsif dan Konsisten

Keluarga

Eratkan Hubungan Anak dan Orangtua Melalui: Sensitif, Responsif dan Konsisten

 

Mengoptimalkan tumbuh kembang anak harus dipacu dengan bonding antara anak dengan orang tua. Bonding ini sangat penting selain pemenuhan gizi seimbang dan stimulasi kecerdasan anak.  Ada beberapa kunci yang harus diperhatikan orangtua untuk menjalin kedekatan dengan anak.

Psikolog anak Rini Hildayani MSi, menjelaskan kunci kedekatan tersebut adalah dengan orangtua memiliki rasa sensitif, responsif dan konsisten sehingga membentuk secure attachment dengan si anak. Secure attachment yang sudah terjadi ini akan mempererat  hubungan emosionnal anak dengan orangtua dalam waktu yang lama.

Anak akan cenderung ingin dekat dengan orangtuanya. Apabila orangtua tidak sensitif dengan tanda yang diungkapkan anak dan merespon kebutuhan anak akan menyebabkan anak mudah stress.

Oranngtua juga perlu konsisten dalam menghadapi perilaku anak yang memang tidak bisa terbaca dengan jelas. Misalnya, si anak menangis tanyakan dulu alasan ia menangis. Orangtua memberi pujian jika anak berhasil melakukan sesuatu.

Selain ketiga hal tersebut, yang bisa dilakukan oleh orangtua untuk membangun ikatan emosional adalah unsur sentuhan seperti mengelus, membelai, memijat atau menggendong anak.

Menggendong akan membuat anak lebih rileks dan nyamaan. Selain itu dengan suara, skin to skin contact, kontak mata, ‘bau’ ayah dan ibu serta ekspresi kasih sayang akan meningkatkan secure attachment.

Bayi yang belum bisa bicara biasanya akan berkomunikasi dengan cara menangis. Ibu sebaiknya lebih sensitif mungkin anak menangis karena lapar, takut atau popok basah. Dengan respon yang tepat akan membuat merasa nyaman dengan lingkungannya dan juga terhadap orangtua.

Anak dengan secure attachment yang bagus tidak akan mudah stress di berbagai kesempatan, terutama saat ia tidak sedang brsama orangtuanya. Sediakan waktu berkualitas bersama anak tanpa ganggguan pekerjaan atau gadget untuk membangun ikatan anak-orangtua dengan lebih erat.

Komunikasi efektif juga diperlukan sebagai bahasa mengungkapkan kasih sayang tanpa ancaman atau rasa kemarahan terhadap anak.

Video

Tanda - Tanda Ikatan Orangtua - Anak yang Buruk

Baju terbaru di butik.store.id
(adeg/Carapedia)
Pencarian Terbaru

Sensitif responsif dan konsisten.

Tambahkan komentar baru
Komentar Sebelumnya (0)
Belum ada komentar untuk produk ini.