Previous
Next
  • Home
  • »
  • Kesehatan
  • » Bisakah Tidur Dengan Kipas Angin Membuat Anda Sakit? Inilah Jawbannya

Kesehatan

Bisakah Tidur Dengan Kipas Angin Membuat Anda Sakit? Inilah Jawbannya

 

Jika Anda tinggal di apartemen yang cenderung terlalu panas di musim dingin, atau rumah yang tidak bisa mendinginkan suhu dengan baik di musim panas, kipas angin yang meniupkan udara sejuk ke seluruh ruangan bisa menjadi aksesori waktu tidur favorit Anda. Namun Anda mungkin pernah mendengar desas-desus di media sosial bahwa tidur dengan kipas angin bisa berbahaya bagi kesehatan Anda — jadi apakah itu benar?

“Seperti banyak hal terkait tidur Anda, hal ini mungkin bergantung pada preferensi pribadi, kondisi kesehatan, dan pengalaman,” kata psikiater dan spesialis pengobatan tidur Chester Wu, MD, peninjau medis di Rise Science, yang menyarankan penggunaan pelacak tidur untuk evaluasi apakah tidur dengan kipas angin membantu atau mengganggu tidur Anda.

Namun, tentu saja tidur dengan kipas angin memiliki kelebihan dan kekurangan. Di bawah ini, kami mengevaluasi potensi manfaat kesehatan dan efek samping yang mungkin ingin Anda ingat sebelum tidur.

Keuntungan sehat

- Suhu yang lebih dingin berarti tidur yang lebih nyenyak. Jika Anda pernah menghabiskan malam di rumah tua tanpa AC, membolak-balikkan dan menendang seprai sampai Anda menyadari ada kipas langit-langit kuno dengan tali tarik di atasnya, Anda pasti tahu betapa kipas angin yang baik bisa benar-benar mengatur suhu di dalam ruangan, membantu Anda tertidur.

- Kebisingan dapat membuat Anda tertidur. Entah itu klakson mobil, radio yang diputar, atau kicauan burung hantu, mungkin ada semacam keributan di luar jendela yang membuat Anda tetap terjaga. Dengungan lembut kipas angin dapat bertindak sebagai white noise, menutupi suara-suara yang lebih mengganggu tidur.

Efek samping

- Hal ini dapat mengiritasi alergi Anda: Jika Anda alergi terhadap tungau debu, bulu hewan peliharaan, atau jamur, ada kemungkinan kipas angin dapat mengedarkan alergen tersebut ke seluruh ruangan, menyebabkan Anda terisak dan bersin, terutama jika kipas angin tidak dibersihkan secara teratur.

- Hal ini dapat mengeringkan udara: Dalam beberapa kasus, pergerakan udara di sekitar ruangan dapat menyebabkan kekeringan pada kulit, mata dan mulut Anda, kata Dr. Wu. Hal ini dapat menjelaskan mengapa Anda mengalami sakit tenggorokan, hidung tersumbat, atau batuk saat menggunakannya.

 

Jenis kipas apa yang digunakan

Ada banyak jenis kipas angin yang perlu dipertimbangkan, termasuk kipas langit-langit, kipas lantai, dan kipas meja. Carilah yang kokoh dan hemat energi, dan jika memungkinkan, dengarkan suara tersebut sebelum Anda membeli untuk mengetahui apakah kebisingan tersebut akan membuat Anda tertidur atau mengganggu Anda hingga harus begadang.

Anda juga harus mempertimbangkan fitur mana yang bersedia Anda bayar ekstra, seperti osilasi, pengoperasian jarak jauh, integrasi teknologi pintar, dan pematian otomatis. Terakhir, pastikan kipas angin mudah dibersihkan — jika Anda harus menaiki tangga menuju langit-langit katedral untuk membersihkan partikel yang tertinggal dari kipas angin, Anda mungkin ingin memilih model yang lebih mudah diakses.

 

Cara lain untuk tetap sejuk di malam hari

Jika kipas angin bukan untuk Anda — atau kebisingannya membuat Anda terjaga di malam hari — ada banyak cara lain untuk tetap sejuk saat Anda tidur. Para ahli merekomendasikan strategi berikut:

- Kenakan piyama yang menyerap keringat dan menyerap kelembapan.

- Rapikan tempat tidur Anda berlapis-lapis. “Ini dapat membantu tubuh Anda melakukan termoregulasi pada malam hari,” kata Dautovich. “Jika Anda berbagi tempat tidur dengan pasangan, pertimbangkan untuk menggunakan tempat tidur terpisah seperti dua selimut kembar untuk tempat tidur berukuran king sehingga Anda dapat memenuhi kebutuhan suhu tubuh Anda sendiri.” Menggunakan lembaran pendingin juga dapat membantu.

- Mandi air panas atau berendam sebelum tidur. Dr Wu mengatakan bahwa meskipun berendam air panas mungkin terdengar berlawanan dengan intuisi, ini dapat membantu mendinginkan tubuh Anda setelah Anda keluar dari bak mandi.

- Hindari alkohol, makanan berat, olahraga berat dan kafein sebelum tidur.

- Pertimbangkan untuk berinvestasi pada kasur pendingin atau penutup kasur.

- Jaga agar kamar tidur Anda tetap gelap: “Bahkan tingkat cahaya yang rendah pun dapat mengganggu tidur dan menyebabkan rasa tidak tenang keesokan harinya, kata Dautovich. “Suasana seperti gua adalah sebuah ide—tetapi tanpa kelembapan dan dengan alas tidur yang lebih nyaman!” Tirai anti tembus pandang adalah solusi yang mudah dan terjangkau.

 

(adeg/Carapedia)
Tambahkan komentar baru
Komentar Sebelumnya (0)
Belum ada komentar untuk produk ini.