Previous
Next
  • Home
  • »
  • Rumah
  • » Cara Menghitung Biaya Renovasi Rumah

Rumah

Cara Menghitung Biaya Renovasi Rumah

 

 
 
 
 
Dalam melakukan renovasi rumah dibutuhkan sebuah perencanaan yang matang sehingga hasil yang didapat bisa optimal. Hal pertama yang harus diperhatikan dalam melakukan renovasi rumah adalah menentukan tujuan renovasi. Baik itu untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak, merubah bentuk rumah, menambah fungsi sebuah ruangan, dll. Dari situ kemudian bisa dilihat apakah renovasi rumah yang akan dilakukan termasuk kategori renovasi ringan atau renovasi berat dan bisa segera dihitung jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk melakukan renovasi rumah.
 
Berikut ini adalah cara menghitung biaya renovasi rumah:
 
Merencanakan biaya serta sumber pembiayaan untuk melakukan renovasi rumah merupakan faktor terpenting dalam melakukan renovasi dimana idealnya biaya renovasi dapat disesuaikan dengan budget. Oleh karena itu, perlu dibuat sebuah perenacanaan dalam hal anggaran yang biasanya termuat dalam rencana anggaran biaya (RAB) yang komponennya terdiri dari: biaya pekerjaan persiapan, biaya pekerjaan struktur, biaya pekerjaan arsitektur, dan biaya pekerjaan mekanikal - elektrikal. Semua komponen biaya tersebut akan dibahas tuntas pada keterangan dibawah ini.
 
# BIAYA PEKERJAAN PERSIAPAN
 
Biaya pekerjaan persiapan meliputi: biaya pembersihan lokasi, pengukuran dan pembuatan bouwplank, dan penyediaan air - listrik. Pada sebuah proyek renovasi, pekerjaan persiapan ini bisa jadi sangat mahal karena pada tahap pembersihan ini termasuk biaya pembongkaran dan pembuangan puing - puing bangunan.
 
# BIAYA PEKERJAAN STRUKTUR
 
Biaya pekerjaan struktur ini meliputi biaya pekerjaan pengerjaan fondasi, balok, kolom, pelat lantai, dan atap. Selain tergantung dengan volume pekerjaan, besarnya biaya pekerjaan struktur ini juga ditentukan oleh jumlah material bangunan yang digunakan.
 
# BIAYA PEKERJAAN ARSITEKTUR
 
Biaya pekerjaan arsitektur ini terdiri dari komponen biaya pekerjaan dinding, biaya pemasangan atap, biaya pemasangan batu bata, kusen, keramik, pemasangan alat - alat sanitasi, dan pekerjaan finishing seperti pengecatan.
 
# BIAYA PEKERJAAN MEKANIKAL ELEKTRIKAL
 
Pekerjaan mekanikal elektrikal ini meliputi biaya pemasangan instalasi listrik, air, telepon, titik lampu, water heater, AC, dll
 
 
Biaya pekerjaan struktur, biaya pekerjaan arsitektur, dan biaya pekerjaan mekanikal elektrikal biasanya digabungkan menjadi satu menjadi biaya pekerjaan konstruksi. Jumlahkan semua komponen biaya diatas sehingga bisa diketahui jumlah anggaran yang diperlukan dalam melakukan renovasi rumah. Untuk skala kecil, pemilik rumah bisa menyusun RAB sendiri sesuai dengan kebutuhan. Namun untuk skala atau proyek yang lebih besar, dibutuhkan orang / lembaga yang berkompeten untuk membuat RAB ini.

Video

Video renovasi rumah

Dalam video ini akan diperlihatkan tentang pelaksanaan renovasi rumah

(indahf/Carapedia)
Pencarian Terbaru

Biaya renovasi rumah. Renovasi rumah. Contoh rab renovasi rumah. Harga renovasi rumah. Biaya renovasi rumah tingkat. Biaya renovasi rumah minimalis. Rab renovasi rumah.

Menghitung biaya renovasi rumah. Tips renovasi rumah. Rincian biaya renovasi rumah. Rencana anggaran biaya renovasi rumah. Rehab rumah. Budget renovasi rumah. Cara menghitung biaya renovasi rumah.

Biaya renovasi atap rumah. Contoh rencana anggaran biaya renovasi rumah. Biaya rehab rumah. Renovasi rumah tingkat. Menghitung rab renovasi rumah. Kredit renovasi rumah.

Tambahkan komentar baru
Komentar Sebelumnya (0)
Belum ada komentar untuk produk ini.