Previous
Next
  • Home
  • »
  • Daerah
  • » Dongeng Asal Usul Telaga Warna, Jawa Barat

Daerah

Dongeng Asal Usul Telaga Warna, Jawa Barat

Dahulu kala, ada sebuah kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja. Prabu, itu adalah nama panggilannya. Ia adalah raja yang baik dan bijaksana.


Sayangnya, Prabu dan permaisuri belum memiliki anak. Itu membuat pasangan kerajaan itu sangat sedih. Ratu sering murung dan menangis. Prabu pun ikut sedih melihat permaisurinya.. Lalu Prabu pergi ke hutan untuk bertapa. Di sana sang Prabu terus berdoa, agar dikaruniai anak.


Pada akhirnya, setelah melewati berbagai macam ujian, keinginan mereka terkabul. Ratu pun mulai hamil. Seluruh rakyat di kerajaan itu senang sekali. Mereka membanjiri istana dengan hadiah.


Sembilan bulan kemudian, Ratu melahirkan seorang putri. Penduduk negeri pun kembali mengirimi putri kecil itu berbagai macam hadiah. Belasan tahun kemudian, ia sudah menjadi remaja yang cantik.

Prabu dan Ratu sangat menyayangi putrinya. Mereka memberi pu

trinya apa pun yang dia inginkan. Hal itu tentu saja membuatnya menjadi gadis yang manja. Walaupun begitu, orangtua dan rakyat di kerajaan itu mencintainya.


Hari terus berlalu. Putri pun tumbuh menjadi gadis tercantik di seluruh negeri. Dalam beberapa hari, Putri akan berusia 17 tahun. Maka para penduduk di negeri itu pergi ke istana. Mereka membawa berbagai macam hadiah yang sangat indah.

Prabu mengambil sedikit emas dan permata dari hadiah yang diberikan. Ia membawanya ke ahli perhiasan.

"Tolong, buatkan kalung yang sangat indah untuk putriku," kata Prabu.
"Dengan senang hati, Yang Mulia."


Sang ahli perhiasan lalu bekerja dengan sebaik mungkin. Ia menciptakan kalung yang paling indah di dunia.

Hari ulang tahun pun tiba. Penduduk negeri berkumpul di alun-alun istana. Ketika Prabu dan permaisuri datang, orang-orang menyambutnya dengan gembira. Sambutan hangat makin terdengar, ketika Putri yang cantik jelita muncul di hadapan semua orang.
Prabu lalu bangkit dari kursinya. Kalung yang indah sudah dipegangnya.


"Putriku, hari ini kuberikan kalung ini. Ini  pemberian rakyat dari penjuru negeri. Mereka mempersembahkan hadiah ini, karena mereka gembira melihatmu tumbuh jadi dewasa," kata Prabu.


Putri menerima kalung itu. Lalu…

"Aku tak mau memakainya. Kalung ini jelek!" seru Putri. Dilemparnya kalung itu. Kalung yang indah pun rusak. Emas dan permatanya tersebar di lantai.

Tak seorang pun menyangka, Putri akan berbuat seperti itu. Suasana hening. Tiba-tiba terdengar tangisan permaisuri. Tangisannya diikuti oleh semua orang.


Tiba-tiba saja muncul mata air dari halaman istana. Mula-mula membentuk kolam kecil. Lalu istana mulai banjir. Membentuk danau. Dan danau itu makin besar dan menenggelamkan istana.


Danau ini kemudian dikenal dengan nama Talaga Warna. Pada hari yang cerah, kita bisa melihat danau itu penuh warna. Orang-orang mengatakan, warna-warna itu berasal dari kalung Putri yang tersebar di dasar telaga.
 





Sumber:
- Buku Salam Sahabat Nusantara: Jawa Barat yang Memesona, Penerbit: Doenia Aksara
- Muflihah, Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap Sekolah Dasar, Penerbit: Puspa Swara, Jakarta, 2007.

(ogi/Carapedia)
Pencarian Terbaru

Asal usul telaga warna. Dongeng asal usul telaga warna. Dongeng rakyat sunda. Ringkasan cerita rakyat telaga warna. Dongeng telaga warna. Dongeng jawa barat bahasa sunda. Legenda asal usul telaga warna.

Http://carapedia.com/dongeng_asal_usul_telaga_warna_jawa_barat_info1887.html. Dongeng yang ada di jawa barat. Ringkasan cerita telaga warna. Dongeng legenda asal usul telaga warna. Cerita rakyat jawa barat bahasa sunda. Legenda telaga warna bahasa sunda. Dongeng legenda bahasa sunda.

Dongeng yang berasal dari jawa barat. Cerita rakyat telaga warna. Cerita dongeng dari daerah jawa barat. Cerita rakyat asal mula telaga warna. Dongeng jawa barat. Dongeng sunda legenda.

Tambahkan komentar baru
Komentar Sebelumnya (1)
15 Sep 2013 15:26
nina wandira
menarik cerita nya