Previous
Next
  • Home
  • »
  • Kesehatan
  • » Melasma, Wajah Cemong yang Sering Terjadi pada Wanita Hamil

Kesehatan

Melasma, Wajah Cemong yang Sering Terjadi pada Wanita Hamil

 

Dalam suatu waktu Anda mendapai wajah tampak cemong, mirip seperti bayangan kumis. Rupanya wajah cemong ini dinamakan dengan melasma. Apa yang menyebabkan kondisi ini terjadi?

Melasma banyak diterjadi pada kaum wanita daripada laki-laki, dimana wajah tampak memiliki bercak-bercak cokelat, khususnya pada bagian atas bibir, hidung, dahi dan dagu. Melissa Piliang, M.D, dari Klinik Cleveland seperti dilansir dari today.com mengatakan bahwa munculnya melasma adalah efek hormonal, genetika serta paparan sinar matahari.

Begitu pula apabila terjadi pada ibu hamil, melasma juga kerap disebut sebagai topeng kehamilan. Kemunculannya hanya pada saat hamil akibat dari kondisi hormonal yang fluktuatif. Hormon estrogen meningkat sehingga salah satu akibatnya adalah pembentukan pigmen. Melasma juga akan hilang sendirinya begitu sang ibu melahirkan.

Penjelasan lain oleh dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK dari DNI Skin Centre melalui DetikHealth, bahwa melasma dengan gejala flek putih di kulit berkaitan dengan paparan sinar matahari. Penggunaan tabir surya sertaa menghindari paparan sinar matahari langsung adalah upaya mencegah munculnya melasma.

Cara untuk membatasi paparan sinar matahari antara lain dengan topi, berada di tempat tidur saat panas, dan menghindari tanning ebd.

Untuk penanganan melasma selama masa kehamilan, menurut dr Mardiati Ganjardani, SpKK, dari Bamed Skin Care, dapat dicegah dengan mengoleskan krim yang tidak mengandung turunan asam vitamin A. senyawa asam turunan vitamin A ini bersifat kontradiktif sehingga mengganggu perkembangan janin.

Melasma yang tidak disebabkan oleh faktor hormonal kehamilan juga ditangani menurut lokasi pigmen hitamnya. Flek melasma bisaa muncul di permukaan, perbatasan atau di area kulit dalam.

Pada flek permukaan umumnya berwarna cokelat muda dengan penanganan yang lebih mudah. Aplikais krim malam cukup membantu terutama yang mengandung asam vitamin A dan whitening. Apabila lokasinya lebih dalam, sedikit susah dalam penanganan karena membutuhkan chemical peeling atau laser.

Sayangnya, flek melasma ini bersifat kambuh-kambuhan artinya terkadang tidak bisa hilang secara total.

Terutama pada wanita, penggunaan kontrasepsi hormonal akan berpotensi memunculkan melisma. Kontrasepsi hormonal terkadang menyebabkan perubahan kulit wajah yang cukup mengganggu. Untuk itu pertimbangkan sekali lagi dalam hal pemilihan jenis kontrasepsi yang tepat.

(adeg/Carapedia)
Tambahkan komentar baru
Komentar Sebelumnya (0)
Belum ada komentar untuk produk ini.