Previous
Next

Minuman

Wine Kaleng Hadir di Antara Generasi Modern Melabrak Tradisi

 

Berbagai jenis inovasi memudahkan generasi sekarang untuk beraktivitas termasuk dalam melabrak batas dan tradisi. Salah satu tren di Amerika Serikat saat ini adalah kehadiran wine atau minuman anggur yang dikemas kalengan yang tengah marak di kalangan anak muda.

Wine dalam kaleng ini awalnya membuat orang mengerutkan kening sebab wine selalu identik dengan minuman mahal dan disajikan dalam gelas berkaki. Kemasan kaleng wine ini bahkan beraneka rupa, mulai dari yang mirip minuman bersoda ada juga kaleng berukuran mini.

Dikutip dari Whole Foods, tahun 2016 diperkirakan bisa menjadi tahunnya minuman wine kaleng. Sehingga membuat para peminum anggur klasik mesti berlapang dada melihat banyaknya kemasan wine kaleng dijual di toserba.

Menurut Tom Harrow, pendiri situs wine Hones Grapes di Inggris, wine merupakan pengalaman yang menunjukkan simbol aatau status seseorang serta menentukan kemampuan untuk membedakan rasa wine. Sedangkan alternatif wine kalengan ini mudah diterima oleh bar namun tidak untuk para penggemar wine sejati.

Dibandingkan para penggemar wine klasik, generasi milenia saat ini mengutamakan pengalaman daripada kepemilikan sehingga mereka cenderung memilih minuman kalengan yang mudah diakses dan habis pakai bang. Dengan minuman kaleng ini memudahkan mereka membawanya ke konser musik, bersnatai di pantai atau festival.

Wine kaleng ini juga sebenarnya membaut orang ingin mencobanya meskipun tidak membuat mereka kecanduan. Tony Wilanowski berpendapat bahwa kemasan kaleng sebenarnya menjaga wine dari paparan sinar matahari langsung.

Di Amerika Serikat, dua label minuman merilis wine kalengan, yaitu Mancan merilis produk Red Wine dan The Drop merilis Rose Wine.

(adeg/Carapedia)
Tambahkan komentar baru
Komentar Sebelumnya (0)
Belum ada komentar untuk produk ini.