Previous
Next

Tutorial / Panduan

Tips Untuk Menyimpan Mukena

 

 

Bagi anda kaum muslimah, mukena menjadi salah satu benda wajib yang harus ada saat anda akan menunaikan ibadah shalat. Setidaknya dalam sehari, muslimah akan memakai mukena beberapa kali. Nah, maka dari itu pasti anda memiliki mukena lebih dari satu, tidak heran kalau saat ini anda bisa menemukan berbagai macam jenis mukena baik yang berwarna putih polos hingga berpola yang colorful. Mulai yang paling bahan  murah hingga terbuat dari kain sutera sekalipun ada yang jual.

 

Namun, sebenarnya anda tidak perlu membeli mukena yang terlalu mahal jika anda bisa membeli yang berbahan bagus dan awet. Apalagi, yang sah di hadapan Tuhan adalah amal ibadah anda bukan dilihat dari benda yang anda pakai. Untuk menjaga keawetan mukena sendiri, ada hal-hal yang bisa anda lakukan. Apa saja? Simak di bawah ini:

 

  • Gantung mukena setelah digunakan

Bila Anda selesai salat, maka lebih baik mukena digantungkan saja dengan hanger. Tujuannya adalah agar mukena yang tadinya basah dengan air wudhu, bisa menjadi kering kembali bila digantungkan. Apabila Anda melipat mukena sehabis salat, maka mukena akan menimbulkan bau yang tidak sedap dan menjadi tidak nyaman dipakai.
 

  • Cuci dengan tangan

Jika mukena anda kotor, atau memang sudah lama tidak dicuci, sebaiknya jangan menggunakan mesin cuci saat anda membersihkannya. Cara mencuci mukena yang benar adalah cukup merendamnya saja dengan air hangat lalu beri sedikit deterjen. Bila Anda memiliki mukena yang bermotif, maka jangan sekali-kali menggunakan pemutih karena warna mukena nantinya akan tidak mengkilat.
 

  • Jangan diperas

Setelah selesai merendam dan membilas, Hindari untuk memeras mukena karena akan membuat mukena cepat rapuh. Setelah direndam beberapa jam, Anda bisa membuang airnya lalu mukena dikibaskan agar tidak terlalu banyak air yang melekat.

 

  • Jangan jemur di bawah sinar matahari langsung

Mukena yang sudah dicuci, alangkah baiknya dikeringkan dengan cara diangin-anginkan saja. Tidak disarankan untuk menjemurnya langsung di bawah sinar matahari karena bisa membuat warna mukena itu menjadi cepat pudar.

 

  • Setrika

Saat sudah kering, anda bisa menyetrika mukena anda agar menjadi rapi sekaligus membunuh kuman-kuman yang menempel selama sedang di jemur. Bila menyetrika mukena, maka gunakanlah suhu yang tidak terlalu panas. Tujuannya adalah agar mukena tidak mudah rapuh.
 

  • Simpan

Setelah proses pencucian dan pengeringan sudah dilakukan, lipat mukena dengan rapi dan letakkan di tempat yang kering. Jadi kalau nanti anda membutuhkan mukena dan akan menggunkannya lagi, anda tinggal mengambil di lemari saja.

(/Carapedia)
Pencarian Terbaru

Cara melipat mukena. Cara melipat mukenah agar cepat untuk di pakai. Bahan untuk mukenah yang bagus apa. Sebaiknya cuci mukena berapa hari. Hukum mencuci mukena. Tips mukena. Hukumnya mukena dari sutra.

Tips pakai mukena. Cara mencuci mukena supaya putih. Cuci mukena berapa kali sehari. Apa itu kain bsy. Cara menyetrika mukena. Berapa kali mukenah dicuci. Cara mecuci mukena putih.

Istilah jenis bahan mukena bsy. Cara menyimpan mukena. Bagaimana cara melipat mukenah dengan baik. Mencuci mukena berapa kali. Mukena murah di jogja. Mukenah yang bagus terbuat dari kain apa.

Tambahkan komentar baru
Komentar Sebelumnya (0)
Belum ada komentar untuk produk ini.