Previous
Next
  • Home
  • »
  • Daerah
  • » Permainan Anak Khas Aceh, King-kingan

Daerah

Permainan Anak Khas Aceh, King-kingan

King-kingan berasal dari bahasa suku Kluet yang berarti kejar-kejaran. Namun, permainan ini dilakukan dalam air sambil berenang dan menyelam. Permainan ini dilakukan oleh anak-anak usia antara 9–12 tahun. Menurut Meutia, permainan ini dilakukan pada sore hari di sungai setelah menggembala ternak atau membantu orang tua.
 
Kelompok pemain terdiri dari dua regu dengan jumlah anggota masing-masing regu berjumlah 2 orang. Penentuan lawan berdasarkan ukuran tubuh, keretrampilan atau perimbangan kekuatan. Pertama-tama ditentukan dulu kelompok mana yang jadi pengejar atau yang dikejar.

Aturan permainan adalah:
•    Pengejar berusaha dengan sekuat tenaga mengejar, jika berhasil memegang lawan, maka berteriak sebagai pemberitahuan bahwa berhasil memegang lawan. Jika berhasil mengejar atau memegang maka ganti dikejar.
•    Pegangan lawan tidak boleh terlalu kuat karena bisa membahayakan.
•    Kepala tidak boleh dipegang.
•    Pemain yang bukan lawan tidak boleh dipegang.

Pemenangnya adalah yang tidak terkejar atau terpegang. Pemenang juga bisa ditentukan dengan peserta yang berhasil memegang atau lawan sebanyak-banyaknya.

(ogi/Carapedia)
Pencarian Terbaru

Permainan aceh. Permainan tradisional aceh. Permainan khas aceh. Permainan daerah aceh. Permainan daerah. Permainan khas daerah. Permainan anak aceh.

Permainan king kingan. Mainan khas daerah. Contoh permainan daerah. Permainan anak anak aceh. Makalah permainan tradisional aceh. Permainan khas daerah aceh. Mainan anak aceh.

Permainan rakyat aceh. Permainan anak dari aceh. Permainan suku aceh. Contoh permainan tradisional daerah aceh. Mainan daerah. Permainam daerah.

Tambahkan komentar baru
Komentar Sebelumnya (0)
Belum ada komentar untuk produk ini.