Previous
Next

Tutorial / Panduan

Kiat Menghindari Kecelakaan saat Mudik

 

Seperti yang anda ketauhui, tradisi mudik menjelang hari raya Idul Fitri memang menimbulkan banyak hambatan di jalan seperti kemacetan karena padatnya arus lalu lintas dan kadang mengakibatkan kecelakaan.

Bahkan seperti yang kita tahu, angka kecelakaan bahkan semakin naik dari tahun ke tahun dan diakibatkan oleh berbagai macam alasan, mulai dari kerusakan jalan, kelalaian diri sendiri atau malah kelalaian orang lain. Nah, setelah mengetahui faktanya, ada baiknya anda meningkatkan kewaspadaan dan menghindari berbagai kemungkinan yang akan mengakibatkan kecelakaan, antara lain sebagai berikut;

 

  1. Peganglah prinsip bahwa jalanan adalah tempat yang berbahaya

Saat berkendara, baik menggunakan motor maupun mobil, sebaiknya anda tidak boleh sedikitpun menganggap jalanan adalah tempat yang aman. Oleh sebab itu, anda harus waspada dan fokus saat mengendarai kendaraan pribadi anda.

  1. Waspada dengan jalanan rusak

Percaya pada diri sendiri boleh, namun jangan percaya bahwa jalabab yang akan anda lewati adalah jalan yang aman. Jalanan rusak di Indonesia bukanlah hal aneh. Apalagi, kelaikan jalan merupakan penyebab ketiga kecelakaan. Mengutuki keadaan jalan jelas bukan solusi. Alih-alih, saat berkendara, camkanlah dalam diri Anda bahwa Anda mesti selalu siap menghadapi lubang besar di depan atau jalan yang terlalu berpasir. Jangan menganggap bahwa jalan di depan Anda selalu mulus sehingga Anda bisa memacu kendaraan sesuka Anda. Dengan meningkatkan kewaspadaan akan kondisi jalan, Anda mudah-mudahan akan lebih antisipatif.

  1. Waspadai pengendara lain yang bisa menghadirkan bahaya bagi anda

Bila anda sudah berhati-hati dalam mengendarai kendaraan anda belum tentu pengendara lain akan sehati-hati Anda. Sikap ini penting Anda camkan saat Anda hendak pindah jalur, berbalik arah, menikung, menyalip, berbelok, berhenti, atau bahkan saat meluncur di belakang kendaraan lain. Jangan merasa bahwa setelah Anda menyalakan lampu sen saat hendak berbelok maka kendaraan lain pasti mengetahui dan memahami bahwa Anda akan berbelok. Tetap pantau dan waspadai laju dan gerak kendaraan yang terkait dengan arah belok Anda: misalnya yang di belakang Anda maupun yang dari arah berlawanan. Saat Anda di belakang kendaraan lain, camkan bahwa apa pun bisa terjadi: kendaraan di depan Anda bisa berhenti atau berbelok mendadak, misalnya. Dengan begitu, Anda sadar bahwa Anda mesti terus fokus kepada kemudi dan laju kendaraan Anda serta bisa lebih antisipatif.

  1. Beristirahatlah ketika merasa lelah

Jangan memaksakan diri untuk melanjutkan perjalanan anda saat anda sudah merasa lelah. Hal ini penting karena saat anda sudah merasa lelah, tingkat konsentrasi anda dalam berkendara juga akan menurun. Selain lelah, banyak faktor lain yang juga mempengaruhi konsentrasi anda seperti ngantuk, lapar atau malah jengkel. Jadi sebaiknya kendalikan diri anda dan tidak memaksakan diri untuk cepat sampai tujuan. Bila sudah merasa konsentrasi anda berkurang, sebaiknya anda mulai mencari tempat beristirahat yang nyaman dan aman.

  1. Cek kendaraan anda

Kelalaian kendaraan merupakan salah satu faktor tertinggi yang menyebabkan kecelakaan. Ban gundul, rem blong, kemudi tidak stabil, hingga lampu rem yang bermasalah bisa menjadi awal sebuah tragedi. Pastikan kendaraan Anda prima untuk menempuh perjalanan jauh. Pastikan juga bahwa kendaraan Anda bisa membuat Anda mengendarainya dengan nyaman.

  1. Jangan melakukan hal-hal yang mengganggu konsentrasi

Dalam situasi tertentu, para pengendara motor dan mobil sering melakukan hal-hal yang sangat bodoh dan membahayakan. Melirik ke televisi yang ada di ruang kemudi, berbincang lewat ponsel, membaca dan mengirim SMS, sampai bercanda dengan penumpang adalah hal-hal bodoh yang bisa memicu kecelakaan.
Selain itu, para pengemudi juga sering melakukan hal-hal tidak perlu dan terbilang bodoh yang bisa mencelakai dirinya atau pengendara lain. Ketidaksabaran kadang membuat orang menerobos lampu merah, menerobos perlintasan kereta api, melajukan kendaraan bermawanan arah, berbelok atau berputar di tempat yang dilarang, berhenti di tempat yang tidak seharusnya, atau bahkan melanggar garis pembatas jalan yang tidak putus-putus di jalan menikung. Itu semua berpotensi membuat perjalanan mudik Anda menjadi satu perjalanan yang tragis.

(/Carapedia)
Pencarian Terbaru

Tips aman menghindari lubang di jalan pada saat mudik.

Tambahkan komentar baru
Komentar Sebelumnya (0)
Belum ada komentar untuk produk ini.