Previous
Next
  • Home
  • »
  • Anak
  • » Agar Anak Tumbuh Lebih Tahan Banting

Anak

Agar Anak Tumbuh Lebih Tahan Banting

 

Semakin anak tumbuh dewasa maka lingkungan yang ia kenal juga semakin luas. Tidak hanya keluarga, anak mulai mengenal lingkungan sekolah, lingkungan bermain di sekitar rumah, dan lingkungan kerja. Tidak semua dunia di luar rumah cocok dengan pribadi anak. Bahkan seorang anak harus berjuang keras termasuk terlibat dalam sebuah persaingan.

Menghadapi dunia yang keras orang tua pelru mempersiapkan anak yang tumbuh ‘tahan banting’. Melatih anak ‘tahan banting’ adalah dengan mengajak anak belajar mengambil risiko. Terkadang melihat kerasnya anak berjuang, orang tua merasa iba dan mengambil peran si anak adlam mengambil risiko tersebut.

Mendidik anak ala tiger mom bukanlah solusi tepat. Anak merasa seallu dibatasi, memberikan target-target keinginan orang tua dan mendidik dengan keras tidak menjadikan anak tumbuh menjadi pribadi tangguh. Apalagi orang tua yang memanjakan segala keinginan anak maka ketangguhan tidak akan terpupuk.

Ketika anak jatuh biarkan ia merasakan sakit karena itulah risikonya nantinya anak akan lebih berhati-hati ketika berlari. Memberikan anak kesempatan untuk menikmati risiko yang ia lakukan sangat penting. Dukungan orang tua tidak hanya pada hal positif saja namun juga pada hal negative.

Dengan begitu data tahan anak akan semakin terpupuk. Seorang anak juga yakin bahwa ia dicintai dan disayangi oleh orang tuanya. Anak perlu diajari bagaimana menghayati diri yang positif. Membiasakan anak melakukan hal – hal sederhana untuk kesenangan dirinya, seperti belajar memakai baju dan sepatu pada anak usia 6 tahun, belajar naik sepeda, berenang hingga bermain di luar rumah.

Orang tua yang terlalu ikut campur dengan kegiatan anak justru membuat anak tumbuh lemah, ia tidak percaya apa yang ia lakukan benar. Selain itu orang tua jangan membandingkan anaknya dengan anak orang lain, serta menekan anak untuk selalu jadi nomer satu. Akan lebih baik jika orang tua membandingkan apa yang dilakukan anak hari ini dengan hari kemarin sebagai sebuah pembelajaran.

(adeg/Carapedia)
Tambahkan komentar baru
Komentar Sebelumnya (1)
11 Jan 2018 10:04
almaguna cargo
Artikelnya bagus sangat inspiratif